Pengertian Aqiqah

1. PENGERTIAN AQIQAH

Kata aqiqah berasal dari bahasa arab artinya penyembelihan binatang dari kelahiran seorang anak pada hari yang ketujuh. Aqiqah juga berarti rambut yang tumbuh dikepala anak yang baru lahir.

Menurut istilah Islam Aqiqah adalah menyembeli binatang ternak berkenaan dengan kelahiran anak, sebagai bukti rasa syukur kepada Allah swt., dengan syarat-syarat tertentu menurut syariat. Menurut sunnah Rasulullah saw., anak laki-laki dua ekor kambing sedangkan bayi perempuan disembelikan satu ekor kambing.

                                                  عَنْ عَائشة قالَتْ : اَمَرَنَا رَسُوْلُ الله صَلّى الله عَلَيْه وسلَم اَنْ نَعُقَ عَنِ الْغُللاَمِ بِشَا تِيْنِ عَنِ الْجَا رِيَةْ شَا

Artinya  : “ Dari Aisyah, ia berkata, “Rasulullah telah menyuruh kita agar menyembeli aqiqah untuk seorang laki-laki dua ekor kambing dan untuk seorang anak perempuan satu ekor kambing”.

 

2. HUKUM AQIQAH

Aqiqah menurut sebagian besar ulama hukumnya sunnah muakkad bagi orang tua yang baru melahirkan anaknya. Pada hari itu anak diberi nama yang baik dan rambut kepalanya dicukur.Rasulullah saw., bersabda :

                                                                عَنْ سَمُرَةَ رَضِيَ الله عَنْهُ اَنَّ رَسُوْلُ الله صَلّى الله عَلَيْه وسلَم كُلُّ غُلَامٍ بِعَقيْقَتِهِ تُذْبَـــح   يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُخْلَقُ وَيُسَم

Artinya  : “ Dari samura r.a., sesungguhnya Rasulullah saw telah bersabda, “Setiap anak yang baru lahir tergadai dan ditebus dengan aqiqah yaitu disembeli aqiqah itu untuknya pada hari ketujuh lalu dicukur dan diberi nama “.

 

3. WAKTU AQIQAH YANG PALING DIANJURKAN

Rasulullah SAW bersabda :
“Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya.”Menurut sabda tersebut maka para ulama telah sepakat bahwa waktu aqiqah yang paling utama adalah hari ke-7 dari awal kelahirannya.  Bahkan jika berhalangan anda tetap dapat melaksanakannya hingga hari ke-14 atau ke-21.

Dan jika seorang muslim dalam kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan, maka terlepaslah kewajiban melakukan aqiqah ini. Tidak akan berdosa seorang muslim jika meninggalkan ibadah ini, kecuali jika ia memang tidak mampu. Bahkan pendapat yang mengatakan aqiqah bisa dilaksanakan saat hari ke-14 atau ke-21 pun masih rendah, yang jelas Rasulullah SAW mengajurkan kita agar menyegerakan ibadah aqiqah saat hari ke-7 agar amalan kita segera diterima Allah SWT.

Bagaimana jika bayi sudah meninggal sebelum hari ke-7?

Bayi yang sudah meninggal sebelum hari ke-7 juga telah disunnahkan untuk melakukan aqiqahnya. Bahkan, meskipun jika bayi keguguran dalam perut ibu usia 4 bulan ke atas, sunnah pula baginya untuk tetap melaksanakan aqiqah.

 

4. JUMLAH HEWAN AQIQAH YANG HARUS DI KURBANKAN

Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah bersabda :

“Barangsiapa diantara kalian yang ingin menyembelih (kambing) karena kelahiran bayi maka hendaklah ia lakukan untuk laki-laki dua kambing yang sama dan untuk perempuan satu kambing.” [HR Abu Dawud, Nasa’i, Ahmad]

Hadits diatas menjelaskan bahwa anjuran melaksanakan aqiqah bagi anak laki-laki yakni 2 ekor kambing/domba. Adapun jika kondisi harta anda tidak mencukupi membeli 2 ekor kambing/domba bagi anak laki-laki, maka sanggupkanlah untuk membeli 1 ekor kambing/domba saja.  Sedangkan untuk anak perempuan, sudah didasari bahwa hanya menyembelih 1 ekor kambing/domba.

 

5. SYARAT YANG HARUS DIPENUHI DALAM MEMILIH HEWAN AQIQAH

​Hewan yang menjadi syarat untuk sembelih aqiqah adalah hewan yang memiliki kriteria sama dengan hewan qurban. Sangat dianjurkan untuk memilih hewan kurban berjenis kibsy (domba putih) dan sehat. Umur dari hewan ini minimal ½ tahun.

Imam Malik berkata:
“Akikah itu seperti layaknya nusuk (sembeliah denda larangan haji) dan udhhiyah (kurban), tidak boleh dalam akikah ini hewan yang picak, kurus, patah tulang, dan sakit. “

Imam Asy-Syafi’iy berkata: 
“Dan harus dihindari dalam hewan akikah ini cacat-cacat yang tidak diperbolehkan dalam qurban.”

Dalam syarat ini, kita hanya perlu memastikan bahwa aqiqah tidak berserikat (patungan/urunan). Maka hal ini hanya bisa dilakukan oleh kedua orang tuanya saja atau bisa juga dari 1 pihak orang tua.  ​

 

6. PEMBAGIAN DAGING HEWAN AQIQAH

Membagikan daging aqiqah berbeda halnya dengan qurban. Dalam aqiqah, anda harus membagikan daging yang sudah disembelih tadi dalam kondisi sudah masak.

Hadits Aisyah r.a:
“Sunnahnya dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan. Ia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Lalu dimakan (oleh keluarganya), dan disedekahkan pada hari ketujuh”. (HR al-Bayhaqi)”

Dalam kondisi seperti ini, anda dan sekeluarga disunnahkan pula untuk mengkonsumsi daging aqiqah. Sedangkan daging sepertiganya, dihadiahkan kepada tetangga dan fakir miskin.

Seperti firman Allah SWT, dalam Q.S. Al-Insan (8):

وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا

Artinya  : “Mereka memberi makan orang miskin, anak yatim, dan tawanan, dengan perasaan senang”. 

 

​ ​7. PEMBERIAN NAMA ANAK SAAT AQIQAH

Saat menyelenggarakan aqiqah, anda disunnahkan pula untuk melakukan cukur rambut dan memberikan nama baik kepada anak yang baru lahir. Memberikan nama baik kepada anak akan mencerminkan bagaimana akhlak dan imannya nanti kepada Allah SWT.

Ibnu Al-Qoyyim berkata: 
“Barangsiapa yang memperhatikan sunah, ia akan mendapatkan bahwa makna-makna yang terkandung dalam nama berkaitan dengannya sehingga seolah-olah makna-makna tersebut diambil darinya dan seolah-olah nama-nama tersebut diambil dari makna-maknanya”

Orang tua memiliki kewajiban untuk memberikan nama baik pada anak-anaknya. Nama-nama baik yang layak diberikan adalah nama Nabi penghulu zaman, yaitu Muhammad.

Rasulullah SAW bersabda: 
“Namailah dengan namaku dan janganlah engkau menggunakan kunyahku”. (HR. Bukhori 2014 dan Muslim 2133)

 

​ ​8. MENCUKUR RAMBUT SAAT AQIQAH

​Rasulullah juga sangat menganjurkan agar melakukan cukur rambut anak yang baru lahir pada hari ke-7 nya. Tidak ada hadits yang menjelaskan bahwa mencukur rambut hingga bersih ataukah tidak, yang jelas pencukuran ini harus dilakukan secara merata.

 

DOA SAAT MENYEMBELIH HEWAN AQIQAH

Bismillah, Allahumma taqobbal min muhammadin, wa aali muhammadin, wa min ummati muhammadin.

Artinya : “Dengan nama Allah, ya Allah terimalah (kurban) dari Muhammad dan keluarga Muhammad serta dari ummat Muhammad.” (HR Ahmad, Muslim, Abu Dawud)

Setelah membaca artikel diatas, tentu ilmu anda akan semakin bertambah mengenai tata cara aqiqah sesuai sunnah rasul dan syariat islam yang benar bukan? Jika anda kebingungan dalam melakukan proses ibadah ini, jangan ragu untuk menghubungi kami.

4 thoughts on “Pengertian Aqiqah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *